Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan ajang bergengsi tingkat mahasiswa di jenjang Universitas. Pada tahun 2023 ini, Universitas Bengkulu berhasil menorehkan prestasinya dengan memperoleh 50 judul lolos pendanaan PKM Tahun 2023 dan menempati peringkat ke 20 besar se-Indonesia. Dari total 50 judul lolos pendanaan Universitas, sebanyak 7 proposal berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang terdiri dari 2 judul pada PKM Kewirausahaan, 2 judul pada PKM Pengabdian Masyarakat, dan 3 judul pada PKM Riset Eksakta. Salah satu ketua tim pengusul PKM Kewirausahaan  yang berasal dari Program studi Pendidikan Matematika FKIP Unib yang berhasil mendapatkan hibah pendanaan oleh Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Pengumuman PKM dilaksanakan secara daring melalui laman simbelmawa.kemdikbud.go.id pada Jumat, (16/6).  Adapun judul kegiatan yang akan dilaksanakan adalah Pengolahan produk Belut (STIK EEL-MIA) sebagai upaya pencegahan Anemia. Kegiatan PKM-Kewirausahaan ini diketuai oleh Epi Ratna Sari, dan beranggotakan Sahila Rawani, Mulsa Sarti Apriani, Rizki Putri Kesuma dan satu orang mahasiswa Pendidikan Biologi Unib yaitu Enica Intan Rilisti. Selain itu kegiatan ini didampingi oleh Dosen Pembimbing yaitu Teddy Alfra Siagian, S.Pd., M.Pd.

Keberhasilan proposal ini juga tidak lepas dari dukungan Tim UPT PKM Universitas Bengkulu yang diketuai oleh Bapak Muhammad Khairul Amri Rosa, S.T., M.T.  yang dilakukan melalui berbagai kegiatan pelatihan, pembimbingan, kompetisi internal, hingga pendampingan bagi mahasiswa yang turut di-support seluruh fakultas di Unib melalui Wakil Dekan bidang Mahasiswa dan Kerjasama FKIP Unib, Bapak Dr. Dian Pujianto S.Pd.Jas. M.Or.

Epi, selaku ketua tim, menceritakan bahwa Ia dan timnya melakukan banyak persiapan seperti membagi waktu dengan anggota, menentukan topik yang cocok untuk diajukan, membangun komunikasi dengan tim yang baik, berdiskusi, serta meminta arahan kepada dosen pembimbing jika ada ide baru maupun hal yang dirasa kurang dimengerti.

Proses yang dilalui tim ini di antaranya perencanaan ide, pembuatan topik, penentuan judul dan keorisinilan topik, penentuan metode, dan alat yang akan digunakan serta tempat pelaksanaan penelitian. Kemudian masuk dalam tahap pembuatan proposal dan perancangan biaya atau anggaran yang dibutuhkan.

Setelah mendapatkan pendanaan, rencananya tim ini akan membuat Keripik Stik Belum EEL-MIA yang sudah direncanakan sesuai proposal. Kemudian membuat proposal hasil akhir atau logbook dan power point untuk presentasi akhir. Tim dan dosen pembimbing berusaha melaksankan kegiatan ini sebaik-baiknya dengan harapan dapat lolos ke tahap Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-36 tahun 2023 yang akan diselenggarakan 1-6 November 2023 mendatang di Universitas Padjajaran, Jawa Barat.

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *